Salman berasal dari desa bernama “Ji” di Isfahan Persi, ayahnya seorang bupati di daerah itu, agamanya waktu itu ialan menyembah api (majusi), hingga Salman diserahi tugas sebagai penjaga api agar tidak padam.
Pada saat Salman disuruh ayahnya untuk melihat sebidang tanah miliknya, ia melalui sebuah gereja Nasrani yang waktu itu kaum Nasrani sedang melakukan sembahyang. Maka Salman pun masuk untuk melihat, ia pun kagum melihat cara mereka sembahyang, ia tidak jadi pergi ke tanah milik ayahnyam ia tetap di gereja itu sampai matahari terbenam. Ayahnya pun menyuruh orang untuk menjemput Salman.
